Friday, October 05, 2007

SURAT (NASEHAT) TERBUKA BAGI MEREKA YANG MEMBERI STATUS MURTAD BAGI SAUDARANYA

Tulisan karya saudara Ishak ini di kutip dari :

www.tasawuf.multiply.com/journal?&page_start=20

Baru-baru ini, saya masih dapat membaca hadirnya fenomena memberikan status murtad kepada sesama umat islam. Sejujurnya saya terkejut, karena pengafiran ini justru muncul di grup diskusi dunia maya yang mengusung nama "tasawuf". Biasanya para ahli tasawuf adalah ahli-ahli yang mampu menyelami seluk beluk hati sehingga dapat lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam menghakimi. Saya pikir kekeruhan hati seperti ini sudah musnah dari dunia tasawuf. Ternyata saya salah....
    Keterkejutan itu tak bertahan lama, akhirnya tak lama kemudian saya tersenyum, saya lupa bahwa ini adalah grup diskusi dunia maya, yang penulisnya bisa siapa saja. Bukan tak mungkin dari golongan non-muslim, atau bahkan dari musuh-musuh islam yang menyusup.
    Jika pelakunya adalah musuh islam yang disusupkan seperti pada kasus SHR, maka saya tidak usah berkomentar banyak.  Mereka memang diperintahkan untuk mempelajari islam. Tidak untuk mengimaninya, melainkan untuk mencari kelemahannya kemudian menghancurkannya.
     Biasanya taktik kotor ini mudah dideteksi. Mereka biasanya melakukan agitasi, kampanye (propaganda) pada mas media dan elektronik dengan gencar dan memiliki frekuensi tinggi, sehingga orang-orang yang masih sederhana pola pikirnya, mudah terhasut dan akhirnya membenarkan.
    Propaganda pikiran jahat itu dimulai dari penterjemahan, interpretasi dan penyajian serta pengacauan fakta-fakta yang menyimpang, kasar, halus dan disengaja.
     Distorsi dan mis-interprestasi ini betul-betul dikemas dengan kepiawaian bahasa mereka dan logika yang menipu sehingga "para pencari" kesulitan atau benar-benar tidak memahami aspek islam yang sebenarnya. Mereka terperangkap kebohongan yang berhias kefasihan, dan akhirnya menelan pil-racun yang berlapis gula kebohongan dan mengikuti tulisan tersebut.

   Tetapi jika hal itu dilakukan oleh sesama umat islam, maka diamnya saya hanya menghasilkan dosa. Maka izinkan saya berbicara. Maaf jika ada yang tersindir / tersinggung. Dan inilah tausyiah / nasihat bagi mereka, ALA TASAWUF:

1.      JANGAN KAU GELAPKAN AKHIRATMU DENGAN MENDZHALIMI MEREKA

    Saudaraku, ketika engkau mengutuk, memurtadkan, mengafirkan, atau mendoakan saudaramu agar celaka, maka setan berkata dengan suara merdu, "Aku sangat berterimakasih kepadamu lebih dari semua makhluk yang ada di muka bumi. Karena permohonanmu agar saudaramu sesama islam dicelakakan, telah dikabulkan oleh Allah. Dengan cara itu, engkau telah meringankan bebanku. 

2.      JANGAN KAU SAKITI MEREKA DENGAN KEBODOHANMU DALAM BERMUAMALAH

   Saudaraku, mungkin cerita ini bisa memberimu pencerahan :

      Umar ra. Bertanya kepada Khudzaifah bin yaman : "Bagaimana keadaanmu pagi ini, wahai khudzaifah ?" Khudzaifah menjawab: "Pagi ini aku menyukai fitnah, membenci kebenaran (haq), shalat tanpa berwudhu dan aku memiliki sesuatu di muka bumi, apa yang tidak dimiliki oleh Allah di langit."

      Mendengar jawaban itu maka Umar marah. Ali karramallahu wajhah datang menemuinya dan berkata kepadanya : "Di wajahmu terlihat tanda kemarahan, wahai amirul mukminin." Kemudian Umar menceritakan kepada Ali tentang apa yang menyebabkannya marah kepada Khudzaifah.

      Kemudian Ali berkata : "Sungguh benar Khudzaifah. Adapun kecintaan kepada fitnah berarti kecintaan kepada harta dan anak-nak, sebagaimana Allah berfirman dalam Al Quran "Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (fitnah) (bagimu) (QS At Taghaabun (64):15). Adapun dia membenci kebenaran (haq) berarti dia membenci kematian, karena kedatangan kematian adalah benar (haq). Dan shalat tanpa berwudhu berarti shalawatnya atas Nabi saw. Adapun yang dimilikinya di muka bumi yang tidak dimiliki oleh Allah di langit berarti dia memiliki istri dan seorang anak, sedangkan Allah tidak beristri dan beranak. Hal ini sebagaimana firman Allah "Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan" (QS Al Ikhlash : 3)
Umar berkata : "Demi Allah, engkau telah membuatku puas dan lega."

Saudaraku, berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar
Sebabnya karena pemahaman yang buruk. Apalagi ilmu hikmah sangat pelik dan mendalam. Hikmah adalah karunia Allah. Suatu ilmu yang paling agung, suatu kebaikan yang paling utama dan merupakan dasar keutamaan, dan induk segala kebaikan. Hanya segelintir orang yang diberikan kebijakan berupa hikmah, sebagaimana Allah berfirman : "Allah menganugerahkan Al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan barang siapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar Telah dianugerahi karunia yang banyak. dan Hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (QS Al Baqarah : 269)

      Hikmah itu berasal dari kesempurnaan Dzat Allah swt dan keberlangsungan eksistensinya yang terus menerus, tiada pernah berakhir. Allah memberikannya kepada orang-orang pilihan-Nya. Jarang orang mendapatkannya kecuali ia telah meninggalkan keduniawian, menundukkan hawa nafsunya sambil membawa ketakwaan, ke-wara-an, ke-zuhud-an hakiki dan masuk ke jalan orang-orang yang didekatkan dengan Allah, dari kalangan malaikat atau hamba-hamba-Nya yang shalih, sehingga Allah menganugerahinya suatu ilmu, lalu memberinya hikmah dan kebaikan. Menghidupkannya dengan kehidupan yang baik, dan memberikan cahaya yang mampu menuntunnya di dalam kegelapan jalan dunia. Sebagaimana firman Allah : "Dan apakah orang yang sudah mati. Kemudian dia kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? (QS Al An Am : 122)

      Nah saudaraku, cerita di atas menceritakan kepadamu perbedaan antara orang yang telah diberi ilmu hikmah dan orang yang belum diberi ilmu hikmah. Perbedaannya tampak mencolok, bagaikan perbedaan langit dan bumi. Tetapi bukan itu yang ingin diketengahkan hari ini, inti dari cerita di atas adalah bahwa jika engkau telah mendapatkan ilmu hikmah, maka engkau akan dapat memandang sesuatu hal secara dalam dan arif. Pemahaman terhadap ilmu Allah terpancar dari wajah dan bahasa. Keputusanmu bukanlah keputusan serampangan, melainkan dengan hujah (dalil) yang nyata sehingga keputusanmu adalah keputusan yang bercahaya, sehingga dengan demikian, engkau dapat menyelematkan seseorang dari fitnah dan kebodohan orang lain.

      Tetapi, ketahuilah olehmu saudaraku, bahwa kajian-kajian Ilahiah dan pengetahuan-pengetahuan ketuhanan sangatlah tersembunyi, suatu jalan yang pelik. Barang siapa yang ingin menyelami lautan pengetahuan Ilahi dan mendalami hakikat ketuhanan, maka ia harus menempa diri dengan latihan-latihan (riyadhah) ilmiah dan amaliah serta memperoleh kemampuan bawaan (malakah) untuk menanggalkan beban berat di badannya, untuk kemudian naik ke kerajaan langit. Dan di situlah engkau akan "menemukan" Tuhan, dan merasa nyaman dalam pangkuan-Nya.

    Ingatlah, bahwa sebagian kaum memiliki kebencian terhadap perbedaan paham lawannya. Kebencian ini membuat ia sibuk mendistorsi fakta-fakta mengenai islam, sehingga secara tak langsung mereka menghancurkan islam dari dalam. Semoga Allah melindungi kita dari hal tersebut.

      Semoga engkau termasuk ke dalam golongan yang didekatkan oleh Allah kepada-Nya. Sehingga dengan kedekatanmu, Allah menganugerahimu ilmu hikmah yang akan menerangi jalanmu di dunia ini. Amin...

3.      BIARKAN ALLAH BESERTA HAMBANYA

    Saudaraku, walaupun abu jahal dikenal sebagai salah seorang dari musuh Rasul senior, kenyataannya Nabi masih menasihatinya secara personil.

   "Wahai abu jahal", nabi memulai, "tahukan kamu cerita nabi Ibrahim ketika beliau diangkat oleh Allah ke alam malakut (alam malaikat) dan ke tempat yang sedikit di bawah langit. Dari sana ia diberikan oleh Allah suatu kekuatan sehingga bisa menyaksikan apa yang dilakukan oleh manusia di dunia, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

    Ketika dilihatnya dua orang yang sedang berzina, Ibrahim mengangkat kedua tangannya dan berdoa memohon kutukan dan kecelakaan bagi mereka. Doa ini dikabulkan. Kemudian Ibrahim melihat dua orang lain yang melakukan hal yang sama. Dipanjatkannya lagi doa kutukan sampai keduanya celaka. Sampai Ibrahim melakukan hal tersebut untuk ketiga kalinya.

    Melihat hal itu, Allah berfirman kepada nabi Ibrahim : Wahai Ibrahim, tahanlah doamu kepada mereka. Sungguh Aku adalah Allah yang maha pengampun dana maha penyayang. Dosa hamba-hambaku tidak merugikanku, sebagaimana ketaatan mereka tidak akan menambahkan apa-apa bagiku. Aku tidak mengatur mereka dengan cara melampiaskan rasa murka seperti halnya yang kau lakukan. Tahanlah doamu dari hamba-hambaku, yang laki-laki dan perempuan karena engkau hanya seorang hamba yang bertugas memberikan peringatan. Engkau tidak bersekutu denganku dalam kerajaan-Ku. Engkau tidak mempunyai kuasa terhadap-Ku dan terhadap hamba-hambaKu. Hamba-hambaku berada di antara tiga sifat

   Pertama, mereka yang memohon ampun dariKu. Aku ampuni mereka. Aku maafkan kesalahan-kesalahan mereka dan aku sembunyikan aib-aib mereka.

    Kedua, hamba-hamba-Ku yang Ku tahan mereka dari azab-Ku karena Ku tahu kelak dari sulbi mereka akan lahir anak keturunan yang beriman. Aku bersikap lunak kepada ayah-ayah mereka mereka dan tidak terburu-buru terhadap ibu-ibu mereka. Aku angkat azabku agar hambaku yang mukmin itu bisa keluar dari sulbi mereka. Apabila mereka dan anaknya sudah terpisah, maka akan datanglah saat azab-ku dan turunlah bencana-Ku.

   Ketiga, mereka yang bukan dari golongan pertama dan kedua. Untuk mereka telah ku siapkan azab yang lebih besar dari kau (Ibrahim) inginkan. Karena azab-ku terhadap hamba-hambaku berdasarkan keagunganKu dan kemahaperkasaanKu.

   Wahai Ibrahim, biarkan antara Aku dan hamba-hamba-Ku. Karena aku lebih kasih terhadap mereka dibandingkan dengan engkau, dan Aku adalah Allah yang maha kuasa, maha sabar, maha mengetahui dan maha bijaksana. Aku mengatur mereka dengan ilmuku dan Aku laksanakan terhadap mereka ketentuan dan takdir-Ku.

4.      UCAPAN KOTOR BERASAL DARI HATI YANG KOTOR

   "Wahai saudaraku, sesungguhnya orang kau murtadkan telah menemui Rabb-nya. Dan ingatlah bahwa ketika engkau kelak menghadap pula kepada Allah Azza wa Jalla. Engkau pasti akan sadar bahwa dosa terkecil yang pernah engkau lakukan di dunia jauh lebih berat bagimu dibandingkan kejahatan terbesar yang dilakukan oleh orang yang kau murtadkan.

      Di hari itu (kiamat), engkau tidak akan pernah memikirkan dosa terbesar oleh orang yang kau murtadkan, walaupun ia begitu besar. Sebab engkau hanya memikirkan dirimu sendiri, walaupun dosa itu mungkin tidak sebanding dengan kedzaliman orang yang kau murtadkan. Ya, saudaraku, masing-masing kalian kelak akan sibuk dengan dirinya sendiri.

      Ketahuilah saudaraku, bahwa Allah azza wa jalla akan menuntut balas pada orang yang kau murtadkan, terhadap orang-orang yang didzaliminya. Sebagaimana juga Ia akan menuntut balas kepada orang-orang yang mendzalimi orang yang kau murtadkan, untuknya. Maka bila engkau hari ini mendzalimi orang yang kau murtadkan, pasti Allah akan menunututmu di akhirat akibat kedzaliman itu.

    Berhati-hatilah menjelek-jelekan siapapun. Termasuk orang yang kau murtadkan. Allah tidak akan membiarkanmu menodai dan mengotori majelisnya dengan celaan dan kebencian kepada siapa saja.

5.      TIRULAH RASUL DALAM MELURUSKAN KESALAHAN ORANG

Wahai saudaraku, ketika engkau memurtadkan saudaramu sesalam muslim, tanyakanlah kepada dirimu sendiri, "Kira-kira, manakah yang lebih baik, Dirimu atau Nabi Musa?" Jawabanmu pastilah, "Sudah tentu Nabi Musa lebih baik daripada saya."

Lalu tanyakanlah pertanyaan kedua,  "lalu, siapakah menurut pendapatmu yang lebih jahat, orang yang kau murtadkan atau Firaun?" Tentu jawabanmu adalah, "Pada hemat saya, Firaun masih lebih jahat daripada orang yang saya murtadkan."

      Maaf, saudaraku. Seingat saya, bagaimana pun jahatnya Firaun, sampai ia mengaku tuhan, dan bertindak kejam kepada umat Nabi Musa, malah telah merebus hidup-hidup dayang-dayang putrinya yang bernama Masyitah beserta susuannya, pun Nabi Musa diperintahkan Allah untuk berkata dengan lemah lembut kepada si zalim itu. Tolong dapatkah Tuan membacakan buat saya perintah Allah yang dimuat dalam Al-Quran Surat Thoha ayat 44 tersebut?" "Berikanlah, hai Musa dan Harun, kepada Firaun nasihat-nasihat yang baik dengan bahasa yang halus, mudah-mudahan ia mahu ingat dan menjadi takut kepada Allah." (QS Toha : 44)

    Karena itu, pantas bukan kalau saya meminta Tuan untuk menegur orang yang salah dengan bahasa yang lebih sopan dan sikap yang lebih bertata krama? Lantaran Tuan tidak sebaik Nabi Musa dan orang yang tuan murtadkan tidak sejahat Firaun? Ataukah barangkali Tuan mempunya Al-Quran lain yang memuat ayat 44 surat Thaha itu?"

      Saudaraku, hatimu mungkin tidak puas, rasanya masih ingin mengutuk dengan kalimat yang lebih garang dan keras. Akan tetapi, bagaimanapun pahitnya, perintah Allah harus dipatuhi, ayat Al-Quran harus dipegang.

     Kutiplah surah An-Nahl ayat 125 yang berbunyi : "Serulah ke jalan Tuhanmu dengan bijaksana, dengan nasihat yang baik.

    Jika seseorang melihat bahwa ada saudaranya sesama muslim menyimpang, mengapa ia tidak menyayangi saudaranya dengan meluruskannya ? Tidak hanya berkoar memurtadkan orang lain, sementara ia sendiri tidak melakukan perbaikan.

 

6.      Seyogianya seseorang tidak mencampur adukkan pendapat pribadi pada hal-hal yang menjadi hak prerogatif Allah. Pengafiran dan pemurtadan adalah hak prerogatif Allah, bukan hak manusia. Tahanlah ucapan-ucapanmu dari hamba-hamba Allah, yang laki-laki dan perempuan karena engkau hanya seorang hamba yang bertugas memberikan peringatan. Engkau tidak bersekutu dengan Allah dalam kerajaan-Nya, juga tidak bersekutu dalam surga dan neraka-Nya. Engkau tidak mempunyai kuasa terhadap-keputusan Allah dan terhadap hamba-hamba-Nya.
    Sebelum seorang menggenggam surga dan neraka di kedua tangannya, ia tidak boleh memberikan status kafir atau murtad kepada sesama muslim.

 

Berhati-hatilah  saudaraku, barangkali orang yang sekarang engkau murtadkan, bisa jadi memiliki lautan kebaikan di masa sebelumnya - maka - bisa jadi kesalahan itu telah lenyap di tegah lautan kebaikannya.

Atau barangkali ketika engkau memurtadkannya, ia sudah bertaubat lama, dan menggantikan kesalahannya dengan kebaikan yang melangit. Sehingga status murtad yang engkau berikan akhirnya menjadi fitnah dan dosa untukmu.

Nah saudaraku, semoga kita semua diberkahi Allah, sehingga tidak melangkahi kuasa-Nya. Amin.

 

Wallahu ‘alam

Semoga bermanfaat
Posted by DodoRobby at 09:12:10 | Permanent Link | Comments (18) |

Thursday, October 04, 2007

HARAPAN

Bohong jika orang bilang dia tidak mempunyai keinginan… orang zuhud sekalipun pasti mempunyai keinginan yaitu untuk selalu berdekatan dengan Allah.

Tapi lain halnya dengan diriku, keinginanku mungkin banyak sama  halnya dengan kalian, Cuma ada satu keinginanku yang sangat besar yaitu untuk berhaji ke tanah suci. Entah kenapa keinginan tersebut sangat bergejolak di dalam hati ini tiap kali mendengar cerita cerita tentang haji tak terasa aku meneteskan air mata. Pernah suatu ketika aku menyaksikan salah satu kuis di televisi yang mana pemenangnya mendapatkan umroh gratis sungguh aku menangis seperti anak kecil aku begitu terharu melihatnya.

Aku sadar bahwa aku tidak mampu untuk pergi kesana aku hanya seorang karyawan yang gaji nya Cuma cukup untuk makan sehari hari tapi entah kenapa aku sangat berharap, aku tahu berhaji itu tidak diwajibkan bagi yang tidak mampu tapi aku juga tahu bahwa Allah juga maha berkehendak. Yang tidak mungkin bisa jadi mungkin Amiiiiin.

Mudah mudahan untuk kedepannya aku di beri kesempatan untuk  menulis  tentang perjalananku ke tanah suci… Amiiiiiiiiiiiiiinn.

Posted by DodoRobby at 09:09:03 | Permanent Link | Comments (0) |

Wednesday, October 03, 2007

Kehidupan Yang Benar

Hidup ini penuh dengan pribahasa, begitulah menurut temanku Pipin. Setiap kali dia berbicara selalu nasehat dan filosopi yang keluar dari mulutnya. Seperti kemarin waktu dia berbincang dengan saya  dan  si Adi, “hidup yang bener itu… adalah hidup yang bisa bermanfaat buat orang lain dan bisa bermanfaat untuk akhirat nanti”

 

Coba kita renung kan perkataan si Pipin tadi

 “hidup yang bener itu… adalah hidup yang bisa bermanfaat buat orang lain dan bisa bermanfaat untuk akhirat nanti”

Memang harus seperti itu kehidupan yang benar  harus selalu mempunyai dua unsur

Satu unsur Tuhan (hablu minallah) yang kedua unsur manusia (hablu minannas). Jika kedua unsur itu ada pada diri kita maka hidup kita bisa kita katakan sempurna kita bisa bermanfaat untuk orang lain terutama anak istri dan kedua orang tua kita selebihnya baru untuk orang lain dan yang kedua kewajiban kita terhadap Tuhan tidak  terbengkalai.

 

Saya coba terangkan arti kata “manfaat untuk orang lain”  menurut pemikiran saya manfaat di sini  tidak hanya materi yang di ukur tapi juga perbuatan kita terhadap orang lain, perbuatan kita yang selalu menolong dan tidak menyusahkan orang lain, perbuatan kita yang selalu memberikan nasehat dan wejangan bagi orang lain, perbuatan kita yang menjadi panutan bagi orang lain. Itulah arti kata manfaat bagi orang lain. Apa lagi kalo bisa di dukung dengan materi.

 

Seperti firman Allah  dalam surat Al-Qashash ayat 77 : “Dan carilah pada apa yang telah Allah karuniakan kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”

 

yang kedua adalah kewajiban kita terhadap Tuhan tidak  terbengkalai dalam artian kita selalu melaksanakan perintah Nya dan menjauhi larangan Nya, jangan sampai kita selalu berdoa meminta hak kita kepada Allah, tapi kewajiban seperti shalat misalnya kita selalu telat melaksanakannya.

Kita ambil contoh sederhana. Seorang karyawan yang selalu datang telat dalam bekerja apakah atasannya akan memberikan bonus buat si karyawan tersebut? Jawabannya tentu tidak..

Sunah sunah kita perbanyak agar kita termasuk umat Muhammad Sallallohu alaihi wasallam.

 

Merupakan suatu keharusan bagimu untuk menunaikan hak Rabbmu, hak dirimu, keluargamu, dan orang-orang yang mengunjungimu. Tunaikanlah haknya masing-masing. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Janganlah kamu berambisi dengan kekayaan yang ada untuk berbuat kerusakan di (muka) bumi dan kejahatan kepada sesama. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (Tafsir Ibnu Katsir juz 3, hal. 385)

Posted by DodoRobby at 16:07:40 | Permanent Link | Comments (0) |

NIKMATNYA HIDUP

Udara yang biasanya panas mendadak sore ini terasa sangat dingin, dingin sekali sampai tulang kakiku terasa ngilu sekali. Mata ku pun berat untuk di bukakan padahal aku sudah tertidur lama sekali..

 

“bu.. ibuu..!!” dengan suara lirih aku memanggil istriku tapi tak ada jawaban, ku coba memanggilnya lagi.. “bu… dimana kamu!!??”    “ iya .. yah…ada apa??” istrikupun menjawab. “ di luar hujan gak bu? .. koq aku kedinginan??” Tanya ku lagi.. “gak koq yah panas seperti biasanya..”  jawab istriku.

 

Benar dugaanku ternyata aku sakit, mataku sulit untuk di buka, badan terasa pegal pegal dan tulang pun terasa ngilu..ya Tuhan sakit apa aku ini?? Aku pun minta tolong istriku untuk mengerok badanku mungkin masuk angin .

 

Aku pun tengkurap dan istriku dengan cekatan mengerok punggungku menggunakan koin 500 perak di sertai balsam untuk menghangatkan tubuhku. Ku lihat di sarung bantal terdapat noda merah, aku pikir anak ku yang suka main dengan spidol warna mencoret bantalku tapi tiba tiba ada yang menetes kembali ke bantalku oohh ternyata hidung ku berdarah.. banyak sekali darahnya badan akupun semakin lemas.. istriku kaget langsung dia lari keluar mengambil daun sereh dan memasukkannya ke dalam hidungku.

 

Darah di hidungku sudah tidak menetes lagi. Aku memaksakan diri mengendarai mobil ke rumah sakit untuk di periksa dan dokter meminta aku untuk di rawat akupun dirawat selama empat hari di rumah sakit dan istirahat di rumah selama satu minggu dan Alhamdulillah aku sudah sehat kembali.

 

Dari pengalaman tersebut aku mengambil kesimpulan, ternyata manusia tidak mempunyai daya dan upaya .. manusia itu lemah.

itu baru cobaan sakit yang ku alami bagaimana dengan mereka yang lebih parah dariku..

 

Terimakasih ya Allah Engkau telah memberikan kesehatan padaku..

Terimakasih ya Allah Engkau telah memberikan nikmat hidup padaku..

 

Posted by DodoRobby at 16:06:14 | Permanent Link | Comments (1) |

TAKDIR

Allah tidak akan memberikan cobaan terhadap hambanya yang tidak menyanggupinya.

Cobaan atau takdir terhadap kita di ibaratkan ruangan tertutup yang di dalam nya terdapat berbagai macam takdir kita yang bisa kita hadapi, ada yang mudah, ada yang sedang, bahkan ada sulit menurut kadar kita. Semua tergantung diri kita mau pakai yang mana yang jelas kita tidak bisa keluar dari takdir atau ruangan tersebut.

 

Dalam surah Yusup ayat 67 : Dan Ya'qub berkata: "Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri."

 

Jalan apapun yang kita tempuh Allah tidak akan  melepaskan kita barang sedikitpun dari pada takdir Allah. Kita tidak bisa keluar dari ruangan takdir tapi kita bisa memilih takdir yang lain bisa juga kita sebut qodo dan qodarnya Allah kembali kepada qodo dan qodarnya Allah. Bertawakal lah hanya kepada Allah dan jadikanlah shalat dan sabar sebagi penolongmu.

Surah Al Baqoroh ayat 45 : Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',


Posted by DodoRobby at 16:05:10 | Permanent Link | Comments (0) |

MANTAN PREMAN

Aku ridho mantan preman yang insaf, he..he.. serem juga yach..tapi memang itulah saya walaupun saya bukan seorang kriminal tapi saya pernah nongkrong di terminal, saya pernah jadi tukang asong, saya pecandu berat narkoba dan miras, saya seorang pecinta wanita tapi itu semua dulu setahun yang lalu.

Sungguh tak pernah terlintas di benakku kalau sekarang aku menjadi orang yang alim dan ahli ibadah (Amiiin). Aku berubah 180 derajat    Semua itu terjadi karna Rahmat dan Hidayah Nya. Allah SWT yang Maha Pemberi dan juga Maha Berkehendak. Ternyata Allah masih mencintaiku walaupun aku sudah meninggalkan Nya.

 

Ceritaku akan ku awali sejak aku SMP.

Aku sekolah sambil mondok di pesantren di kota Tasik Malaya, aku tergolong orang yang pendiam namun gampang bergaul, seperti biasa sama dengan santri lainnya aku di ajarkan agar bisa hidup mandiri di umurku yang masih belia yaitu 13 tahun aku sudah jauh dari kedua orang tua, mengatur uang jajan sendiri makan masak sendiri dan belajarpun  tanpa bimbingan orang tua. Tapi di balik itu semua aku bersukur karma teman sebayaku banyak dan kakak asuh ku begitu memperhatikan aku.

 

tak terasa sudah setahun telah berlalu akupun sudah naik ke kelas dua oohh senangnya hati ini aku makin kerasan tinggal di pondok pesantren selain suasananya yang begitu khas pas persis seperti lagunya Nasida Ria :

 “Suasana Di Kota Santri
Asik Senangkan Hati
Suasana Di Kota Santri
Asik Senangkan Hati

Tiap Pagi Dan Sore Hari
Muda Mudi berbusana rapi
Menyandang kitab suci
Hilir mudik silih berganti
Pulang pergi mengaji

Yah memang seperti itu suasananya selain cuacanya yang sejuk juga penduduknya yang ramah ramah.

Suatu hari penerimaan siswa baru  sedang berlangsung, kebetulan aku sedang berada di dalam kobong (kamar untuk para santri-red) di lantai dua yang berhadapan langsung dengan halaman sekolah .

 

“dho coba liat mana yang paling cantik?”

 

kakak asuh ku bertanya sambil bercanda,

akupun langsung melirik memperhatikan wajah mungil siswi baru satu persatu dan mata aku tersandung ke wajah seseorang yang begitu cantik dan imut.

 

” ada kak yang itu tuh yang berdiri di tengah dekat tiang bendera”

ucapku spontan..

 ha.. ha   umurku sekarang sudah 14 tahun dan saat itulah aku pertama kali merasakan apa namanya cinta.

 Ternyata cinta memang indah , cinta bisa membuat hati senang membuat kita tertawa dan tersenyum hati pun berbunga bunga .

Singkat cerita gadis itu bernama Arini dan rumahnya tidak jauh dari pondok..dia sekarang menjadi adik kelasku segala cara ku tempuh untuk mendapatkannya dan pada akhirnya….

Ahaa …senangnya diriku cintaku diterimanya…

yess sekarang aku punya pacar….

Aku kini semangat belajar demi untuk mendapatkan perhatian dari Arini.

Dan Arini pun semakin mencintaiku apalagi ilmu agamaku semakin mantap aku sudah bisa membaca Al-Qur’an dan juga kitab kuning semakin lengket saja Arini.

 

baru dua tahun di pondok aku merasa semakin dewasa  walaupun di usia yang masih belia dibalik keharmonisan aku dengan Arini ternyata  Allah punya rencana yang lain, di tahun ketiga aku bergaul dengan mereka teman sekolahku yang kebetulan tidak mondok di pesantren dari merekalah aku pertama kali tahu yang namanya minuman keras , tiap pulang sekolah aku tidak langsung ke pondok tapi nongkrong bersama temanku sambil nenggak AO (nama beken miras-red) demikian lah hari hariku mulai di selimuti dengan kegelapan sampai akhirnya akupun putus dengan pacarku Arini karma dia tidak menyukai sikapku, aku pun selesai sekolah SMP dan aku kembali ke kampung halamanku.

 

Karawang kota kecil di pinggiran Ibu Kota Jakarta di sanalah kampung  halamanku aku tinggal di sekitar pasar walaupun orang tua ku bisa di katakan orang yang berada namun aku tak pernah manja untuk di belikan sesuatu mungkin karma didikan di pondok pesantren dulu.

Kini aku sudah benar dewasa aku sekarang anak SMA celana abu abu dan kemeja putih, aku  bangga sekali memakainya.

Aku berangkat sekolah memakai angkot (angkutan umum-red) duduk di pojok sambil menebar senyum ke penumpang lain yang kebetulan siswi SMA lain, bangga nya diriku menjadi seorang yang dewasa lupa sudah apa yang dahulu pernah di ajarkan di pondok,

Kembali aku bergaul dengan mereka yang bisa dikatakan kurang baik aku melangkah lebih jauh bukan hanya minuman keras yang ku tenggak tapi juga narkoba seperti pil koplo, magadon, nipam, valium dan juga ganja. Koq bisa?? Dulu kan aku pernah pesantren aku pasti sudah tahu apa hukumnya.. namun setan lebih jago untuk menggodaku bahkan sekarang aku menjadi Bandar narkoba tapi dari mana modalnya?? Oh ya aku jadi tukang asong di terminal ataupun di pom bensin dan sebagian lagi aku menjual barang barang yang ada di rumah ( maafkan aku ya mah,,) semakin kelam kehidupanku  hari hari ku tak lepas dari narkoba aku sudah kecanduan, aku sudah terpuruk aku sudah kacau, aku sudah hina….

 

Tiga tahun berlalu masa SMA ku kini tinggal kenangan.

Kini aku kuliah di Akademi Perhotelan yang terletak di Jakarta. Awalnya aku pulang pergi dari Karawang Jakarta namun akhirnya aku merasa cape juga ..

dan akhirnya akupun kost di daerah Jakarta Pusat. Kini kehidupan SMA ku sudah aku tinggalkan aku sudah tidak berkecimpung lagi di dunia narkoba namun aku kembali ke minuman keras dan wanita tentunya..

kini jack danil, red label, wine dan juga brendy menghiasi kamar kost ku. Aku seorang mahasiswa perhotelan masa aku tidak boleh mengenal minuman tersebut akh kini jaman udah maju  akupun harus melangkah ke level yang lebih tinggi. Dan wanita?? Aku pernah menjadi penghibur mereka para tante tante yang kesepian bejad sudah hidupku sampai akhirnya aku selesai kuliah dan bekerja di salah satu hotel berbintang tiga di kampung halamanku.

 

Perjalanan hidupku dalam mencari ilmu kini sudah berahkir

Aku bekerja menjadi recepsionist di sebuah hotel berbintang tiga di kotaku tercinta kampung halamanku kota goyang kota karawang..

aku berpacaran dengan salah seorang waitrees karaoke dan aku tinggal bersama di sebuah tempat kost hidup seperti layaknya suami istri. Ya Allah kenapa aku begini???

Kini semuanya kembali lagi miras, ekstasi, ganja,  putaw dan juga shabu menghiasi hari hariku.

tiap kali pulang kerja aku mampir ke diskotek yang berada di hotel di mana aku bekerja. Tiap hari aku berpesta bersuka ria bahkan sering juga aku bertukar pasangan atau swinger dengan teman lainnya..

mungkin itulah yang di sebut nikmatnya dunia.

 

Moneter pun terjadi menimpa hotel dimana aku bekerja dan aku pun terkena dampaknya aku di PHK sekarang aku menjadi pengangguran

namun itu tak berlangsung lama. ternyata Allah masih sayang padaku, kini aku di terima di sebuah perusahaan  dan aku bekerja disana menjadi operator.. apa operator??  Itu kan buat lulusan SMA ?? Tapi tak apa yang penting aku bisa bekerja kembali dan kini aku mulai bersih semua embel embel hotel aku tinggalkan narkoba miras dan wanita semua sudah aku kubur dalam dalam.

Benar ternyata Allah masih sayang padaku tiga bulan aku bekerja aku di minta untuk menggantikan salah satu staff yang mengundurkan diri dan aku menyanggupinya.

Alhamdulillah keuangan akupun membaik. Sampai suatu ketika aku kepikiran mantan pacarku dimana dia sekarang Arini cinta pertamaku kenapa aku merindukannya setelah   sekian lama aku berpisah dengannya???   Akh  aku tak pikir panjang lagi aku pun langsung telepon ke teman saya di Tasik menanyakan  keadaan Arini dan sungguh jawaban yang mengejutkan  ternyata Arini  masih kuliah di salah satu Fakultas di Bogor…

“Karawang Bogor ?? dekat koq sekali naik bis sampai..”, hatiku bicara..

Hari sabtu telah tiba hari libur hari yang aku tunggu tunggu hari yang penuh dengan rencana akupun langsung berangkat ke Bogor menggunakan bis, sesampainya di bogor aku booking hotel istirahat sejanak lalu bergegas lagi untuk menemui mantan pacarku Arini.

Subhanallah Arini yang dulu kecil imut sekarang menjadi wanita dewasa berkerudung cantik sekali dia..diapun tersipu malu bertemu dengan aku nampaknya diapun masih mengharapkan aku.

Akupun bercerita panjang lebar dengan Arini namun masa masa kelamku sengaja aku menutupinya aku takut menyakiti perasaannya dan aku takut dia malah membenciku..

Sekarang hari sabtu dan minggu adalah hari yang aku tunggu tunggu.. aku selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi mantan pacarku yang sekarang menjadi pacarku lagi..

Kembali Allah memberi cobaan kepada diriku. Selain bekerja akupun mempunyai sampingan yang hasilnya luar biasa sepuluh kali lipat dari gajiku..(ya Allah andaikan aku bisa mensukurinya mungkin aku sudah jadi haji) tapi yang namanya setan dia pun lebih gesit menjerumuskan aku…. Kini aku seperti dahulu lagi dunia kelam menjadi kehidupanku kembali…

Dari mulai Diskotik sampai karaoke… mulai spa sampai warung remang.. semua aku jelajahi.. akupun mulai kecanduan shabu tiap hari aku memakainya sebelum berangkat kerja

Singkat cerita shabu yang biasanya gampang di cari  kini susah sekali mendapatkannya bahkan aku sanggup membayar sepuluh kali lipatnya tapi tetap saja aku tidak bisa mendapatkannya.. akupun mengalamai sakaw badan menggigil tulang terasa ngilu di sanalah aku mendapatkan Hidayah Nya aku di beri mimpi mimpi yang begitu menyeramkan bayangan masa kelam dahulu selalu melintas  di barengi dengan bayangan siksa neraka yang begitu menakutkan…… akhirnya aku TOBAT.

Ku teteskan air mata aku menyesali apa yang telah aku lakukan dan aku berjanji tak akan kembali terjerumus ke lembah hitam.

 

Sekarang aku berubah aku ridho yang dulu selalu memakai kopiah aku kumpulkan semua teman alumni pondok pesantren aku buat pengajian dirumah tiga kali dalam seminggu.

Ku tinggalkan semua teman temanku di masa kegelapan.. aku ganti dengan berteman orang shaleh..

Dan untuk Arini wanita dewasa yang berkerudung Alhamdulilah sekarang dia menjadi istriku. 

Terima kasih Allah.. Engkau telah memberikan pelajaran yang sangat berharga yaitu pengalaman.

Terima kasih Allah.. Engkau masih tetap mencintaiku..dan aku bertobat pada Mu. Maafkan aku yang telah melupakan mu..

 

Tuhan
Tempat aku berteduh
Dimana aku mengeluh
Dengan segala peluh
Tuhan
Tuhan Yang Maha Esa
Tempat aku memuja
Dengan segala do'a
Aku jauh, engkau jauh
Aku dekat, engkau dekat
Hati adalah cermin
Tempat pahala dosa berpadu

Posted by DodoRobby at 16:04:19 | Permanent Link | Comments (0) |

Kebahagiaan

Bapak ku bilang “kebahagiaan tidak bisa di ukur dari kesuksesan seseorang”

Orang punya rumah besar, mobil mengkilap, jabatan tinggi apakah orang tersebut bisa di katakan bahagia?? Tentu tidak!! Tapi Karna kebahagiaan seseorang adalah dimana orang tersebut bisa menerima  semua yang kita miliki dengan ikhlas.

Kita merasa cukup dengan apa yang kita dapatkan dan kita senang akan adanya anak, istri, orangtua, teman, dan sahabat di lingkungan kita.

Bolehlah kita memperjuangkan sesuata yang lebih tinggi menurut angan angan kita tapi dalam perjuangan tersebut janganlah kita mengorbankan kebahagiaan.

Apa itu kebahagiaan ?? banyak persepsi mengenai kebahagiaan ini seperti  : orang bahagia itu adalah orang yang kaya, orang bahagia itu adalah orang yang sehat dan lain sebagainya.

Tapi menurut saya Hati kitalah yang menentukan kita bisa bahagia atau tidak.. “Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah. Jika ia baik, seluruh jasad akan baik pula. Jika ia rusak, maka seluruh jasad akan rusak. Ketahuilah bahwa itu adalah qalbu.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 52, dan Muslim no. 4070),

karna hati yang bisa membuat kita tenang dan bahagia, bagaimana supaya  kita bisa tenang maka berZUHUD lah

walaupun engkau miskin dan hanya memiliki sepasang sendal tetapi bila engkau menghadap Tuhan, masih was-was dan takut kehilangan sendal itu artinya engkau masih terbelenggu dan terikat dengan selain Tuhan. Banyak orang yang kaya secara material, tetapi kehidupannya zuhud, orang itulah yang patut kita teladani. Terlepas dari keterikatan harta untuk menuju Tuhannya.

Jadi intinya kebahagiaan datang dari ketenangan, dan ketenangan  datang dari zuhud, zuhud datang dari hati. Segala yang kita miliki hanyalah titipan merasa cukuplah dengan apa yang kita miliki, agar kita bisa merasakan kebahagiaan secara hakiki.

Posted by DodoRobby at 16:02:48 | Permanent Link | Comments (0) |